Oleh: addy1571 | Agustus 25, 2009

gambaran pengetahuan ibu tentang menopause


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Menopause merupakan suatu fase alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita yang biasanya terjadi diatas usia 40 tahun. Kondisi ini merupakan suatu akhir proses biologis yang menandai berakhirnya masa subur seorang wanita. Dikatakan menopause bila siklus mensturasinya telah berhenti selama 1 bulan. Berhentinya haid tersebut akan membawa dampak pada konsekuensi kesehatan baik fisik maupun psikis (Retnowati Noor, 2001)

Sebuah Tinjauan psikologis oleh Sofia Retnowati Hoor, mengatakan bahwa ada wanita pada masa menopause mengalami gangguan fisik, seksual, sosial, dan gangguan psikologis, dan ada juga wanita tanpa mengalami berbagai keluhan baik fisik, psikologis, dan sosial. Perbedaan ini dipengaruhi oleh berat ringannya stress yang dialami wanita dalam menghadapi dan mengatasi menopause sebagai akibat penilaiannya terhadap menopause.

Dari hasil penelitian yang dilakukan di Kabupaten Pasuruan adanya perbedaan yang signifikan antara kecemasan menghadapi menopause pada wanita bekerja dengan kecemasan menghadapi menopause pada wanita tidak bekerja, dimana wanita bekerja kecemasannya lebih rendah (rata-rata 71,024) dari pada wanita tidak bekerja (rata-rata 103,585). Juga di Kabupaten Sidoardjo ditemukan, sebagian besar wanita tidak bekerja mengalami kecemasan ringan (36,2%) dan wanita bekerja tidak mengalami kecemasan (37,3%).

Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita bekerja tidak mudah mengalami kecemasan menghadapi menopasue, karena wanita bekerja lebih mempunyai kesibukan yang dapat mengalihkan keluhan-keluhan yang dirasakannya menjelang menopause, sehingga kecemasannya lebih rendah daripada wanita tidak bekerja.

Bagi wanita yang menilai dan menganggap menopause itu sebagai peristiwa yang menakutkan dan berusaha untuk menghindarinya, maka stres pun sulit dihindari. Ia akan merasa sangat menderita karena kehilangan tanda-tanda kewanitaan yang selama ini dibanggakannya. Sebaliknya bagi wanita yang menganggap menopause sebagai suatu ketentuan Tuhan yang akan dihadapi semua wanita, maka ia tidak mengalami stres (Hawari, 1996).

Menurut pendekatan kognitif, dalam ilmu psikologis, pada dasarnya gangguan emosi (takut, cemas, setres) yang dialami manusia sangat di tentukan oleh bagaimana individu menilai, peristiwa yang dialaminya. Beberapa mitos yang berkembang di masyarakat yang dapat menambah rasa cemas ibu menopause adalah saat mengalami menopause, antara lain : wanita yang mengalami menopause otomatis akan “menjadi tua” atau “waktunya sudah dekat”,  kehilangan daya tarik seksualnya, periode menapouse sama dengan periode goncangan jiwa  Disamping itu wanita yang sangat mencemaskan menopause besar kemungkinan karena kurang mempunyai informasi yang benar mengenai seluk beluk menopause. Maka sangat perlu wanita yang mengalami menopause mencari informasi yang objektif mengenai segala sesuatu yang menyangkut menopause khususnya bagi wanita yang belum mengalami menopause hal ini sangat penting. (Retnowati Noor, 2001).

Sindroma menopause dialami oleh banyak wanita hampir diseluruh dunia, sekitar 70-80% wanita Eropa, 60% di Amerika, 57 % di Malaysia, 18 % di Cina dan 10 % di Jepang da Indonesia dari beberapa data tampak bahwa salah satu faktor dari perbedaan jumlah tersebut adalah karena pola makannya. Pola makan wanita Eropa dan Amerika dapat lebih meningkatkan kadar Estrogen di dalam tubuh dibandingkan dengan wanita Asia, ehingga ketika masa menopause tiba jumlah Estrogen drastis menurun menyebabkan tingginya sindome menopause (Liza, 2009).

Menurut hasil penelitian Departemen Obsetri dan Ginekologi di Sumatera satu kota di Indonesia, keluhan masalah kesehatan yang dihadapi oleh perempuan menopause terkait dengan rendahnya kadar estrogen atau androgen di dalam sirkulasi darah,  sehingga muncul keluhan nyeri senggama (93,33 %), keluhan pendarahan pasca senggama (84,44 %), vagina kering (93,33 %), dan keputihan (75,55 %), keluhan gatal pada vagina (88,88%), perasaan panas pada vagina (84,44 %), nyeri berkemih (77,77 %), inkontenensia urin (68,88 %), (Hadrians, dkk, 2005).

Namun menurut Reiz (1993) apabila keluhan yang dialami menjelang dan ketika menopause dihadapi dengan tenang, maka akan dapat mengatasi gejolak dalam hidupnya, perkawinan, penyakit, dan situasi stress.

Menurut survei pendahuluan yang dilakukan di Kelurahan Aek Habil Kecamatan Sibolga Selatan Tahun 2009 terdapat ibu menopause dari umur 40 tahun ke atas berjumlah 327 orang.

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto S, 1998, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Rineka Cipta : Jakarta

Hadrians, dkk, 2005, Kondisi Fisik Menopause, http://www.kondisifisik.com

Hidayat Aziz Alimul A, 2007, Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data, Salemba Medika : Jakarta

Hurlock, 1998, Psikologi Perkembangan, Penerbit Erlangga : Jakarta

Laskito. B, 2004, Kiat Sehat dan Bahagia di Usia Menopause, Dini Kasdu : Jakarta

Liza, 2009, Kita Mengatasi Menopause, http://www.kiatmengatasimenopause. com

Luciana, 2004, Wanita dan Gizi Menopause, FKUI : Jakarta

Notoadmodjo, 2002, Metode Penelitian Kesehatan, Edisi 2, Rineka : Jakarta

Reizt, 1993, Teori Menopause, http://www.teorimenopause.com/reit

Retnowati Noor, 2001, Menopause, http://www.menopause.com

Sarwono P, 2003, Menopause dan Andropause, Penerbit Yayasan Bina Pustaka : Jakarta

SDKI, 1997, Kesenjangan Jender, Jakarta


Responses

  1. pak,penelitiannya mantab tenan…
    klw blh, sy mw tau sumber buku2nya. mw ikut mcari referensinya jg,pak.. krn penelitian sy jg mengenai hal ini.
    trims

    • tuch diatas kan dah dicantumkan sumber pustakanya ???? :)

  2. pak, klw hasil penelitiannya gmn???
    parameter yg digunakannya gt…

    • kl hasil penelitiannya memang tidak dicantumkan, karena setiap instansi pendidikan berbeda tekniknya. Ikuti aja KTI kakak’an kamu yang dulu. Tinggal memasukkan data yang dari master tabel.

      • Saya bener2 acungi jempol thd penelitian bpk. bnr2 mjd sumber inspirasi saya. klw blh tau, sumber2 referensinya tu dr mn ya,pak?? buku2nya tu. sy ingin mencari jg. trims…

        • tuch dah saya cantumkan daftar pustakanya…. selamat mengerjakan yach… :)

  3. Wah, paper semua isinya ya Pak..
    Salam kenal,

    • Yup…salam kenal juga mas dira :)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: